Mau Membuat desain rumah minimalis sederhana? Pastikan Pahami Tips Berikut!

Alasan kenapa sebagian orang menyukai desain rumah klasik ialah selain memiliki desain yang indah juga punya punya nilai seni tersendiri. Pada mulanya, desain klasik muncul sekitar akhir tahun 70-an atau pada awal tahun 80-an. Seiring berjalannya waktu, desain tersebut nampak kurang cocok bila diterapkan didaerah padat penduduk, sehingga desain jenis ini mulai ditinggalkan.

Akan tetapi sekarang rumah klasik mulai banyak dilirik kembali oleh orang banyak. Bahkan di daerah perkotaan pun rumah klasik minimalis sudah seringkali ditemui. Bila dibandingkan dengan pembuatan desain modern, desain tipe satu ini selalu menyertakan bahan alam seperi halnya kayu.

Salah satu hal yang menjadi ciri khas dari desain rumah klasik adalah style arsitektur yang dimilikinya. Namun tak hanya itu saja ciri khasnya, ada banyak ciri khas lain yang dapat ditemukan di rumah klasik tersebut. Diantaranya meliputi:

  1. Ruangan lebih luas

Salah satu karakter yang bisa dirakan bila kita memasukinya adalah bahwa rumah klasik jauh lebih lega dan sejuk karena ruangannya lebih luas. Tak hanya itu, jendelanya pun dibuat dengan menggunakan ukurang yang besar. Hal ini memungkinkan udara segar lebih banyak masuk.

  1. Komposisi bangunan yang simetris

Komposisi bangunan yang simetris menjadi bagian yang tak terpisahkan dari rumah dengan desain klasik. Contohnya bisa dibuat perluasan pada halaman. Karena halamannya nanti tidak hanya digunakan berdasarkan kebutuhan saja, namun juga berdasarkan banyak hal saat ada keperluan.

  1. Plafon yang lebih tinggi

Jika dibandingkan dengan rumah gaya modern, jarak antara pembuatan plafon pada rumah gaya klasik lebih tinggi. Bisa selisih lebih dari 2 meter. Bahkan tak jarang rumah dibuat langsung ke atap tanpa dibuat plafon dari gips atau eternit. Hal ini agar nampak lebih leluasa.

  1. Pemilihan material tertentu

Salah satu ciri khas yang terlihat dari rumah klasik adalah pemilihan material yang tepat dan tak sembarangan. Misalnya memilih bahan yang kuat dan awet. Sebagai contohnya penggunaan inti kayu tertentu, besi cord, marmer atau bahan alam lainnya yang sangat terpilih.

  1. Tidak memiliki banyak model dan warna

Penggunaan model serta warnanya pun tidak terlalu berlebihan. Misalnya warna yang digunakan tidak terlalu banyak kombinasi. Di era saat ini, rumah klasik banyak yang menonjolkan sifat modern. Misalnya pembuatan 2 lantai dibandingkan 1 lantai.

Penentuan desain rumah minimalis sederhana yang Tepat

Apabila anda berencana untuk membangun rumah dengan gaya klasik minimalis, maka alangkah baiknya memperhatikan beberapa hal berikut ini.

  1. Memilih tipe rumah

Tipe rumah wajib kita perhatikan secara matang guna dapat menentukan arah pengerjaan rumah kedepannya. Misalnya rumah klasik mewah, rumah klasik gaya eropa, gaya jawa, gaya modern 1 lantai atau 2 lantai, desain rumah minimalis sederhana atau sederhana dan lainnya. Bila anda sudah menentukan tipe rumah, maka tahap desain seperti perencanaan dan perancangan dapat segera dilakukan.

  1. Berkonsultasi kepada desainer

Kita akan sangat membutuhkan jasa desainer bila memang kita tidak bisa mendesain rumah sendiri. Dengan bantuan mereka, progress justru akan menjadi lebih mudah. Dengan kita berhubungan dengan mereka, maka tentunya berbagai saran, tips, hingga arahan-arahan akan dibantu sepenuhnya. Apabila anda tertarik untuk menggunakan jasanya, maka tidak sekarang tidaklah sulit untuk menemukannya. Pasalnya diantara mereka banyak yang menyediakan jasa secara online disekitar kita.

  1. Perhatikan keuangan anda

Persiapan dan perencaaan pendanaan sangat penting. Faktor keuangan seringkali menjadi hambatan yang menyebabkan suatu proyek gagal ditengah jalan. Dan akibatnya mengalami kerugian yang cukup besar. Jadi sedari awal kita harus mulai menyesuaikan keuangan dengan berbagai faktor-faktor yang nantinya dibutuhkan.

Bagaimana? Apakah sudah paham dengan beberapa pembahasan terkait desain rumah minimalis sederhana ini? Semoga dapat memberikan manfaat bagi anda.